Soal Dugaan Kecurangan dalam Rekrutmen Badan Ad Hoc Pilkada 2024, Ketua KPU Kuningan Tanggapi Begini

- 22 Mei 2024, 09:37 WIB
Ketua KPU Kabupaten Kuningan, Asep Budi Hartono, M.MPd.*
Ketua KPU Kabupaten Kuningan, Asep Budi Hartono, M.MPd.* /Pikiran Rakyat Kuningan / Erix Exvrayanto

PR KUNINGAN — Ketua KPU Kabupaten Kuningan, Asep Budi Hartono, menanggapi sangkaan yang dilayangkan Ketua PWI Kuningan Nunung Khazanah, ihwal pernyataan opini di media, mempermasalahkan dugaan kecurangan rekrutmen badan ad hoc untuk Pilkada 2024, hingga dugaan pengaturan bagi kader organisasi mahasiswa HMI, GMNI dan PMII.

Asep Buhar sapaan Ketua KPU Kabupaten Kuningan, Selasa 21 Mei 2024, menjawab, bahwa mekanisme dalam penetapan badan ad hoc (PPK, PPS, KPPS, Pantarlih) itu hanya dilaksanaan lima Komisioner, tidak ada pihak lain. “Kalau toh ada teman-teman Komisioner Bawasu yaitu tugasnya mengawasi kepada kami yang sedang melakukan proses perekrutan badan ad hoc seperti itu.”

“Nah kaitan dengan disangkutpautkan dengan tidak adanya calon perseorangan, ya perlu diketahui untuk memenuhi menjadi salah satu calon atau bakal calon dari perseorangan itu kan tidak mudah, tidak gampang dalam hal mengumpulkan syarat dukungan,” imbuh Asep.

Apa saja syarat dukungan itu? “7,5 persen dari jumlah DPT. Jumlah DPT di Kuningan itu di Pemilu 2024 kemarin sebanyak 89.541, nah kalau kali 7,5% itu diangka 67.129 KTP. Dan, tidak hanya KTP saja, ada syarat lain yaitu surat pernyataan.”

Dituturkan Ketua KPU Kabupaten Kuningan karena tidak semua orang bisa memberikan KTP (kartu tanda penduduk) ditambah juga belum tentu semua orang mau membuat surat pernyataam dukungan. Hal ini disinyalir penyebab, kenapa tidak adanya calon yang mendaftar ke Desk Pilkada jalur perseorangan.

Baca Juga: Desk Pilkada 2024 DPC PKB Ungkap Sesuatu Tentang Rekomendasi untuk Yanuar Prihatin Maju Pilbup Kuningan

Ditanya soal dugaan terhadap penyelenggara pemilihan kepala daerah di Kabupaten Kuningan melakukan pengkondisian untuk memenangkan salah satu pasangan calon (paslon) karena tidak ada calon perseorangan?

“Diduga mengkondisikan orang apa perangnya juga belum terjadi kok! Proses pelaksanaan pilkadanya juga belum terjadi! Terus kalau berbicara apa eh dituding mengkondisikan untuk meloloskan salah satu calon A atau dari B, calon dari salah satu parpol atau gabungan parpol, ya silakan saja buktikan!” tandas Asep Buhar.

Ketua KPU Kabupaten Kuningan juga meminta kepada pihak yang melontarkan tudingan ada salah seorang Komisioner Bawaslu diduga melakukan intervensi dalam rekrutmen PPK, agar datang langsung membawa data/fakta sebagai pembuktiannya untuk diproses.

Halaman:

Editor: Erix Exvrayanto

Sumber: Wawancara


Tags

Artikel Pilihan

Terkait

Terkini

Terpopuler

Kabar Daerah