Jika Penularan Virus Corona di Sekolah Meningkat, Kemendikbud Minta Sekolah Ditutup Kembali

- 13 Agustus 2020, 10:41 WIB
Ilustrasi belajar di sekolah saat pandemi. /Pikiran-Rakyat.com/Ahmad Rayadie/

PR KUNINGANCovid-19 atau virus corona hingga saat ini masih melanda sebagian wilayah dunia termasuk Indonesia.

Covid-19 atau virus corona merupakan salah satu virus yang dapat menular lewat udara.

Covid-19 telah memberikan pengaruh terhadap kehidupan manusia termasuk sektor pendidikan.

Baca Juga: Grand Prix Austria Menjadi Momentum KTM di Teritori Ducati

Terbaru, Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) meminta pemerintah daerah menutup kembali sekolah jika risiko penularan virus corona di wilayahnya meningkat.

"Maka pemerintah daerah wajib menutup kembali satuan pendidikan. Implementasi dan evaluasi pembelajaran tatap muka adalah tanggung jawab pemerintah daerah yang didukung oleh pemerintah pusat," kata Kepala Biro Kerja Sama dan Hubungan Masyarakat Kemendikbud Evy Mulyani seperti dikutip oleh pikiranrakyat-kuningan.com dari Kantor Berita Antara.

Dirinya juga mengatakan Dinas Pendidikan dan Dinas Kesehatan tingkat provinsi dan kabupaten/kota serta Kepala Satuan Pendidikan harus terus koordinasi dengan Satuan Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 dalam memantau risiko penularan virus corona di daerah.

Baca Juga: Tiongkok Konfirmasi 19 Kasus Baru Covid-19, 11 Diantaranya Kasus Impor

Pemerintah pusat mengizinkan pelaksanaan kegiatan belajar mengajar tatap muka di sekolah pada daerah zona hijau dan zona kuning dalam peta risiko penularan Covid-19 apabila terdapat persetujuan dari pemerintah daerah, kepala sekolah, komite sekolah, dan orang tua murid.

"Meski sekolah sudah melakukan pembelajaran tatap muka, persyaratan terakhir adalah adanya persetujuan dari orang tua peserta didik. Jika orang tua tidak setuju maka peserta didik tetap belajar di rumah dan tidak dapat dipaksa," ujarnya.

Halaman:

Editor: Billy Mulya Putra

Sumber: ANTARA


Tags

Komentar

Artikel Terkait

Terkini

Terpopuler

Terpopuler Pikiran Rakyat Network

Pikiran Rakyat Media Network

X