34 Kementerian Bakal Digemukkan Menjadi 40, Benarkah? Simak ini Bocorannya...

- 19 Mei 2024, 11:05 WIB
Ilustrasi foto Kabinet Jokowi atau Kabinet Indonesia Maju 2019-2024.
Ilustrasi foto Kabinet Jokowi atau Kabinet Indonesia Maju 2019-2024. /PR Kuningan/Foto: Dok. Setkab

PR KUNINGAN — Pelaksanaan Pilpres dalam Pemilu 2024 sudah rampung, karena aduan perselisihan di Mahkamah Konstitusi (MK) pun sudah tak ada masalah lagi. Dan, menatap pemerintahan baru yang akan datang, muncul wacana penambahan kementerian.

Dikemukakan Ketua Umum DPP Partai Bulan Bintang (PBB), Prof. Yusril Ihza Mahendra, bahwa ada spekulasi terkait jumlah kementerian akan bertambah dari 34 yang ada saat ini menjadi 40 kementerian.

Namun demikian, Yusril menegaskan bahwa itu hanyalah percakapan yang berkembang. Sejauh ini, tidak ada percakapan resmi terkait hal tersebut dari Koalisi Indonesia Maju (KIM) atau dari pasangan presiden-wakil presiden terpilih Prabowo Subianto - Gibran Rakabuming Raka.

Baca Juga: Sejarah Baru Persib Bandung Taklukan Bali United, Persib Tunggu Hasil Borneo vs MU di Final Champions Series

“Saya belum menerima informasi resmi dari beliau (Prabowo, red.). Diskusi berkembang sekitar empat puluh,” ungkapnya pada sela-sela Musyawarah Dewan Partai (MDP) Partai Bulan Bintang (PBB) di Kantor DPP Partai Bulan Bintang di Jakarta, Sabtu 18 Mei 2024.

Yusril Ihza Mahendra menjawab pertanyaan wartawan dengan mengatakan, "Ya, nambah sekitar enam kementerian lagi dari yang sekarang."

Meskipun ada diskusi, Yusril Ihza Mahendra menyatakan bahwa sejauh ini hanya ada percakapan tentang struktur kabinet.

Ia juga menyatakan dukungannya kepada DPR untuk merevisi UU Kementerian Negara. Dikatakannya bahwa pembatasan jumlah kabinet yang ditetapkan dalam undang-undang itu membuatnya sulit bagi presiden untuk mencapai rencana kerjanya.

Baca Juga: Pertamina dan UMY Sinergis Mencari Solusi Kelangkaan Energi yang Berkelanjutan

Halaman:

Editor: Erix Exvrayanto

Sumber: Antara


Tags

Artikel Pilihan

Terkait

Terkini

Terpopuler

Kabar Daerah