Update Terkini! Sudah 57 Petugas Pemilu 2024 Orang Meninggal Dunia, Ini Rincian Lengkapnya

- 18 Februari 2024, 14:31 WIB
PJ Bupati memberikan penghormatan terakhir kepada Petugas KPPS Kuningan yang meninggal dunia.*
PJ Bupati memberikan penghormatan terakhir kepada Petugas KPPS Kuningan yang meninggal dunia.* /Sumber: kuningankab.go.id

PR KUNINGAN — Berdasarkan data dari Kementerian Kesehatan (Kemenkes) mencatat bahwa sudah ada 57 petugas yang ada dalam pelaksanaan Pemilu 2024 meninggal dunia, hingga tanggal 17 Februari 2024.

Adapun ke-57 petugas Pemilu 2024 yang meninggal dunia tersebut terdiri dari Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara (KPPS), Pelindungan Masyarakat (Linmas) dan Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu).

Untuk rinciannya sendiri terdiri dari 29 anggota KPPS, 10 anggota Linmas, sembilan saksi, enam petugas, dua Panitia Pemungutan Suara (PPS) hingga satu orang anggota Bawaslu meninggal dunia.

Sementara itu, petugas Pemilu 2024 yang meninggal dunia dari data Kemenkes terdiri dari empat petugas yang berusia 17-20 tahu, tujuh petugas bersia 21-30 tahun, delapan petugas berusia 31-40 tahun, 18 petugas berusia 41-50 tahun, 15 petugas 51-60 tahun hingga lima petugas berusia di atas 60 tahun.

Baca Juga: Harga Emas Hari ini, Minggu 18 Februari 2024, Harga Naik di Akhir Pekan

Rincian Penyebab Kematian

Sementara itu, Kemenkes juga melakukan update data terkini terkait penyebab kematian para petugas Pemilu 2024.

Dari data itu disebutkan bahwa ada 13 kejadian kematian petugas Pemilu 2024 dengan penyebab janteung, penyebab kecelakaan 8 kejadian dan gangguan pernapasan akut (ARDS) dan hipertensi masing-masing sebanyak lima kejadian.

Selain itu juga ditemukan penyakit serebrovaskular sebanyak empat kejadian, kegagalan multiorgan dan syok septik masing-masing sebanyak dua kejadian, serta sesak nafas, asma dan diabetes melitus masing-masing sebanyak saty kejadian.

Sementara itu, untuk penyebab kematian dari 15 orang lagi masih dikonfirmasi hingga saat ini.

Halaman:

Editor: Ade Ardiansyah


Tags

Artikel Pilihan

Terkait

Terkini

Terpopuler

Kabar Daerah