Perang di Palestina Makin Panas! 13 Orang Tewas, Iran Bersumpah Akan Balas Serangan Penjajah Israel

- 13 April 2024, 12:27 WIB
Tim penyelamat bekerja di gedung konsulat Iran yang hancur di Damaskus, Suriah, pada 1 April 2024. Setidaknya lima orang, termasuk seorang komandan senior Iran, tewas dalam serangan udara Israel di gedung tersebut. (Xinhua/Ammar Safarjalani)
Tim penyelamat bekerja di gedung konsulat Iran yang hancur di Damaskus, Suriah, pada 1 April 2024. Setidaknya lima orang, termasuk seorang komandan senior Iran, tewas dalam serangan udara Israel di gedung tersebut. (Xinhua/Ammar Safarjalani) /Dok. (Xinhua/Ammar Safarjalani)/

PR KUNINGAN — Penjajah Israel bukan lagi sekedar menyerang jalur Gaza di Palestina. Serangannya kini menyasar pula konsulat Iran di Damaskus, membuat ketegangan konflik di Timur Tengah ini makin panas!

Dilaporkan, 13 orang tewas dalam serangan penjajah Israel terhadap konsulat Iran. Terang saja hal ini membuat pemerintah Iran marah besar hingga bersumpah akan membalas serangan tersebut, terlebih tujuh diantara korban adalah para penasehat militer Iran.

Hossein Amir-Abdollahian selaku Menteri Luar Negeri Iran, menyatakan, bahwa dalam kasus ini, jelaslah Israel melanggar kekebalan individu dan fasilitas diplomatik secara melanggar hukum internasional. Dan serangan balasan diperlukan sebagai "pertahanan yang sah".

Baca Juga: Spanyol Nyatakan Pengakuan Kemerdekaan Negara Palestina

Kementerian Luar Negeri Iran mengatakan bahwa Hossein Amir Abdollahian menyampaikan pernyataan tersebut dalam sebuah panggilan telepon dengan Annalena Baerbock, Menteri Luar Negeri Jerman, Kamis 11 April 2024 waktu Iran, dengan fokus percakapan pada ketegangan antara Teheran dan Tel Aviv.

Serangan terhadap konsulat Iran di Damaskus pekan lalu menewaskan sedikitnya 13 orang, termasuk tujuh penasehat militer Iran. Pemerintah Iran mengklaim serangan tersebut dilakukan oleh Israel, musuh bebuyutan Iran.

Mereka yang tewas termasuk komandan senior IRGC di Suriah dan Lebanon, Jenderal Mohammad Reza Zahedi, dan wakilnya, Jenderal Hadi Haj Rahemi.

Baca Juga: Pertemuan Jokowi dan Megawati Soekarnoputri, Hasto Sebut Begini

Iran marah terhadap serangan tersebut, yang terjadi di tengah meningkatnya ketegangan regional setelah serangan Israel di Gaza yang telah membunuh lebih dari 33.300 warga Palestina.

Halaman:

Editor: Erix Exvrayanto

Sumber: Anadolu


Tags

Artikel Pilihan

Terkait

Terkini

Terpopuler

Kabar Daerah